Apa Itu Obat PCC dan Apa Kandungan Didalamnya?



PCC singkatan Paracetamol Caffeine Carisoprodol adalah obat tablet berwarna putih dengan merek dagang bernama somadril compound yang biasanya digunakan sebagai penghilang rasa sakit dan untuk obat sakit jantung. Walaupun memang sementara ini kandungan dari obat ini bukan merupakan narkotik, namun demikian obat PCC tidak bisa dikonsumsi sembarangan, harus dengan izin atau resep dokter.

Kita ketahui bersama bahwa baru-baru ini dikabarkan puluhan murid SD dan SMP di Kendari, Sulawesi Tenggara mengalami kejang-kejang, hingga mual-mual dan dikabarkan satu orang meninggal setelah mengonsumsi pil PCC yang masuk dalam kategori obat keras.

Dampak Mengerikan dari Kandungan Dari Obat PCC
ilustrasi

Kandungan Yang Terdapat Pada Obat PCC

Oleh BPOM melalui situs resminya bpom.go.id, menyatakan tablet bertuliskan PCC yang dikonsumsi pelajar Kendari positif mengandung Karisoprodol. Dimana Karisoprodol telah dibatalkan izin edarnya oleh BPOM sejak tahun 2013.

Menurut penjelasan BPOM, Karisoprodol biasa disalahgunakan sebagai obat menambah rasa percaya diri, obat penambah stamina, bahkan digunakan oleh pekerja seks komersial (PSK) sebagai obat kuat.

Dikutip dari Health.Detik.com, oleh dr Hari Nugroho dari Institute Of Mental Health Addiction And Neurosience (IMAN) menerangkan bahwa obat PCC (Paracetamol Cafein Carisoprodol) sebenarnya merupakan obat yang bersifat relaksan. Sehingga dengan demikian, obat PCC ini berfungsi untuk melemahkan otot-otot tubuh yang kejang.

Terkait tindakan pencegahan terhadap penyalahgunaan obat maupun peredaran obat ilegal, BPOM akan bekerjasama dengan BNN dan Kepolisian membentuk tim Aksi Nasional Pemberantasan Penyalahgunaan Obat. Pencanangan aksi tersebut direncanakan pada tanggal 4 Oktober 2017


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.