5 Cara Mudah Belajar Agar Cepat Bisa Mengendarai Sepeda

Cara Belajar Sepeda Roda Dua - Apakah Anda ingin bepergian dengan menggunakan sepeda roda dua? Atau anda ingin mengetahui bagaimana agar anak anda cepat bisa mengendarai sepeda roda dua? Mungkin Anda merasa malu karena tidak tahu bagaimana caranya mengendarai sepeda roda dua?

Secara umum cara-cara yang diberikan pada artikel ini dapat diterapkan kepada anak di usia dini sekitar usia 3 - 4 tahun.

Untuk mempelajarinya, ikuti langkah-langkah mudah berikut ini.

1. Mencari tempat yang aman untuk bersepeda.
Idealnya di lapangan berumput yang cukup luas dan rata, rumput sebagai bantalan agar tidak terlalu sakit saat jatuh, namun, dengan teknik pengereman yang benar dan penyetelan sadel atau tempat duduk sepeda yang tepat maka hal tersebut tidaklah menjadi masalah. Untuk lebih jelas, perhatikan langkah di bawah. Bila tidak ada lapangan rumput, di lapangan atau jalanpun tidak apa asalkan tempat yang luas, permukaannya rata dan tidak ramai dengan kendaraan lain. Perhatikan juga benda benda sekitar yang dapat mencelakai anda, amankan barang barang yang tidak perlu dan berbahaya.

Di manapun Anda berlatih, pastikan bahwa tempat tersebut merupakan tempat dengan permukaan rata dan terdapat tanjakan kecil untuk membantu Anda mendapatkan momentum namun bukan jalan yang kecil, tanjakan yang curam, atau jalan raya.

2. Pastikan Anda mengetahui cara menaiki sepeda yang aman.
Jika ini merupakan kali pertama Anda menaiki sepeda, atur sadel pada posisi rendah tergantung pada kekuatan anda apakah kidal atau sering memakai tangan kanan sehingga kaki Anda tetap dapat menjangkau tanah saat duduk di atas sadel.

Gunakan kedua tangan pada stang dengan fungsi yang berbeda, yang satu untuk "menyetir" dan tangan yang lain untuk menyeimbangkan sepeda

3. Pastikan Anda mengetahui bagaimana cara mengerem.
Ketika belajar menaiki sepeda, anda harus mengetahui persis kapan waktu yang pas melakukan penge-reman sehingga tidak menabrak yang ada didepan. Periksa dan pastikan rem mana yang merupakan rem untuk ban belakang dan mana untuk ban depan.

Biasakan mengerem keduanya. Bila hanya salah satu rem yang digunakan, konsekuensinya dalam kecepatan tinggi sepeda dapat berputar dan pengendaranya dapat terlempar ke udara. Bila kedua rem sudah digunakan perlahan, satu kaki dapat menjejakkan ditanah dan kaki lain tetap bersiap dipedal.

4. Mulai mengayuh pedal sepada dan melatih keseimbangan di atas sepeda.
Mengayuh pedal pertama kali akan lebih mudah bila dipegangi, karena banyak sekali yang harus dipahami dan dilakukan oleh anda dalam waktu yang singkat. Dengan menaiki sepeda, dorong tubuh Anda dengan kaki tetap berada di atas tanah dan rasakan bagaimana sepeda melaju sehingga Anda mendapatkan gambaran bagaimana mengemudikannya.

Berikutnya lakukan dengan mengayuh sesekali ke pedal, lalu bila keseimbangan tak terkendali maka turunkan kaki di atas tanah. Lakukan cara ini hingga Anda merasa yakin dan mantap untuk mengendarai sepeda.

5. Ingat Keselamatan Bersepeda.
Walaupun hanya belajar bersepeda tetap saja keselamatan nomor satu, untuk itu jangan lupa tetap menggunakan helm saat bersepedauntuk melindungi kepala.Bila dapat siapkan padding untuk siku dan lutut. Pilih baju lengan panjang, celana panjang dan sepatu tertutup untuk menghindari luka/lecet saat jatuh.

Selamat mencoba dan tentu saja semoga cepat bisa bersepeda sendiri.

Related Posts:

Iwak Haruan itu di ambil dari Bahasa Banjar yang kalau diartikan ke dalam bahasa yang lebih umum adalah Ikan Gabus.

Comment Policy:
Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar